Berkah Lebaran untuk Yanto, Pengusaha Parkir Terminal

Tidak ada komentar 57 views
Republika / Rakhmawaty La’lang

Ratusan sepeda motor milik warga Kampung Pulo terparkir di Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur, (10/2).(Republika/Rakhmawaty La'lang)

tvmuh.com, SIDOARJO – Momentum Idul Fitri selalu ditunggu-tunggu, tidak kecuali untuk Yanto (46 tahun). Sebagai penjaga taman, Warga Bungurasih, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, akan menuai pendapatan tambahan saat Idul Fitri 1437 AH. Biasanya, omset akan meningkat hampir tiga kali lipat sebelum Lebaran sampai arus balik.

ia menjaga ruang Parkir tepat di sebelah pintu masuk Terminal Purabaya. Lokasi yang strategis adalah pilihan utama penumpang bus yang ingin meninggalkan sepeda motor mereka.

Yanto mengingat, ketika hari biasa di luar liburan Ramadan, sepeda motor rata-rata diparkir di tempat 400 unit per hari. Dia mengenakan biaya parkir sekali masuk Rp 3.000 ditambah Rp 5.000 per 24 jam jika tinggal. Dia juga menjabat tahanan helm dengan tarif Rp 2.000 untuk pembibitan.

Pada saat mudik dan arus balik Lebaran, ia mengangkat tarif Rp 4.000 sekali masuk. Ditambah Rp 6.000 per 24 jam jika tinggal. Pada saat ini, sepeda motor rata-rata yang disimpan sebanyak 800 unit. “Biasanya H-2 sudah penuh sesak lebar parkir untuk cocok, tapi ini sedikit tenang dibandingkan tahun lalu,” kata Yanto saat ditemui Republika, Senin (4/7).

Dia memperkirakan, kondisi penyimpanan sepeda kurang ramai karena banyak program perjalanan gratis yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta. Dengan demikian, wisatawan tidak perlu meninggalkan motor di terminal. Namun, dengan menaikkan tarif, pendapatan lebih tinggi dari hari-hari biasa. Parkir tanah dapat menampung lebih dari 500 unit sepeda motor. “Biasanya ketika Idul Fitri seperti pemudik ini mempercayakan motor tiga sampai lima hari,” tambahnya.

Jika dihitung kasar, omset di hari biasa bisa mencapai Rp 1,2 juta per hari untuk sepeda motor sekali masuk tanpa tambahan tinggal. Sementara omset selama arus mudik dan balik Lebaran bisa mencapai Rp 22 juta jika ada motor 800 diendapkan selama empat hari. Yanto inklusi sebagian digunakan untuk mempekerjakan karyawan yang berjumlah 21 orang. Mereka dibagi menjadi tiga shift per hari untuk menjaga taman dipelihara sejak tahun 1995.

(republika)

Pencarian Terkait